Jurnalisnusantara.com | Jakarta. – Ruang Aula Sutrisno Bachir yang bertempat di Lantai 2 Gedung Sekolah Pasca Sarjana (SPS) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jl. Hj. Tutty Alawiyah (Warung Buncit Raya) No. 17 terasa begitu padat dipenuhi oleh tamu undangan yang hadir dalam rangka mengikuti acara pengukuhan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pejaten Barat Ahad. (28/06/26).
Hal ini terlihat dari terisi penuhnya kursi yang tersedia di Aula tersebut, serta masih banyaknya tamu undangan yang harus berdiri karena tidak kebagian kursi, sehingga panitia pelaksananya pun harus pula terus menambahkan kursi, agar dapat terpenuhi kebutuhannya.
Tampak hadir memenuhi undangan, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta Prof. Dr. H. Agus Suradika, M.Pd, dan Drs. H. Daliman Sofyan, M.Pd, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Selatan Dr. H. Tajuddin Nur, MM, dan Muhammad Iqbal, MM, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pasar Minggu Dr. Suhardin, M.Pd, Ketua Pimpinan Ranting (PRM) Pejaten Barat beserta Sekretarisnya Drs. Hajrianto Y. Thohari, M.A, dan Bpk. Wajid.
Sekretaris PRM Pejaten Barat dalam kata sambutannya usai pengukuhan mengatakan bahwa, sebenarnya PRM Pejaten Barat ini sudah berdiri di tahun 1967, namun seperti lazimnya pada setiap Organisasi maka, terjadilah “Absent Doen” karena sibuk dan kurangnya kaderisasi, oleh karenanya maka saat ini adalah waktu yang paling tepat untuk menghidupkan kembali Organisasi sebagai moment untuk kembali ke rumah bersama dalam Gerakan Islam yang Rahmatan lil Alamiin.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PCM Pasar Minggu mengatakan, kegiatan pengukuhan ini seperti “Membangkitkan kembali Batang Yang Terandam” karena perkumpulan Persyarikatan ini sebelumnya sudah pernah ada yang dilakukan oleh Orang-orang tua kita terdahulu, dan kita hanya membangkitkan kembali serta melanjutkannya, agar warisan yang telah dirintis tersebut tetap terus bergairah, karena biasanya dakwah yang dilakukan oleh Muhammadiyah itu melalui dakwah komunitas.
Hal yang hampir senada pun disampaikan oleh Prof. Agus saat memberikan kata sambutannya, “Dimana PCM Kebayoran Baru Timur yang berlokasi dilingkungan dekat dengan tempat tinggalnya nyaris tidak ada kegiatan, kecuali hanya pada saat diadakannya kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) yang hanya dihadiri oleh beberapa orang saja, itu pun sebagian orangnya berasal dari lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda),” ujarnya dengan raut muka penuh senyum.
“Oleh karena itu maka, nantinya PCM Kebayoran Baru Timur akan bergabung dengan PCM Kebayoran Baru Barat yang berlokasi di Jalan Limau Kelurahan Kramat Pela Jakarta Selatan dan PCM Kebayoran Baru Timur pun akan berubah menjadi PRM Petogogan, karena berada dilingkungan Kelurahan Petogogan Jakarta Selatan,” tutup Prof. H. Agus Suradika, M.Pd. (Man)
