Jurnalisnusantara.com | Jakarta. – Bencana alam yang banyak terjadi di berbagai daerah akhir-akhir ini, membuat kita semua menjadi sedih dan berduka, bukan hanya karena kehilangan harta benda, tapi juga kehilangan sanak saudara, serta famili yang dicintai.
Menyikapi hal itu, Masjid At-Tanwir Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Jl. Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat menggelar sebuah kajian dengan tema: 10 Macam Bencana dalam Al-Qur’an, dan Apa Bencana Terbesar Yang Sering Kita Lupakan? Ahad, (28/12/25).
Tampil sebagai Narasumbernya adalah Ustadz H. Ir. Satriawan Tanjung, yang juga sebagai Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta / Korps Muballigh Muhammadiyah Pusat.
Dalam kajiannya, Ustadz Satriawan mengatakan bahwa, ada Bencana Terbesar yang Sering Kita Lupakan sehingga menjadi Musibah Dalam Urusan Agama.
“Yang Pertama adalah, Kerusakan Aqidah, seperti Syirik Modern, dimana Hand Phone (Hp) sudah menjadi Tuhan, seakan-akan tidak bisa hidup tanpa meninggalkannya, begitu pula dengan karakter Sekulerisme, yangmana tidak ada unsur Tuhan dalam berpolitik, hingga menganggap semua agama itu benar,” tutur Ustadz Satriawan.
“Yang Kedua adalah, Kehilangan Ilmu dan Ulama, dimana saat ini Ulama yang punya Ilmu tinggi dan mumpuni sudah banyak yang meninggal, sementara penggantinya hanya sedikit,” tambah Ustadz Satriawan.
Yang Ketiga, lanjut Ustadz Satriawan adalah, Rusaknya Akhlak dan Moral, hal ini terlihat dengan jelas dari informasi diberbagai media, bahwa dibeberapa daerah kasus LGBT kian tahun jumlahnya terus neningkat.
“Sedangkan Yang Ke empat adalah, adanya Fitnah di Media Sosial (Medsos) yang gencar dan marak, yang membuat orang jadi mudah percaya, walau terkadang suka melupakan Adab, etika serta sopan santun, sehingga banyak dari generasi kehilangan ruh Spiritualnya,” terang Ustadz Satriawan.
“Untuk yang Kelima adalah, Penyalahgunaan Kekuasaan dan Hukum, dimana banyak terjadi pada mereka yang diberi jabatan sebagai pemangku kekuasaan, dan kerap kali hukum hanya tajam kebawah namun tumpul keatas,” jelas Ustadz Satriawan.
“Adapun Bencana Terbesar pada Musibah Dalam Urusan Agama Yang Ke enam adalah, Perpecahan dalam Fanatisme yang sempit, yakni masih banyak Umat Islam mempersoalkan pada masalah kecil seperti Qunut, Tahlil, Maulid, dan lain-lain,” imbuh Ustadz Satriawan.
“Dan yang terakhir atau Yang Ketujuh adalah, Hilangnya Keteladanan dalam Keluarga akibat dari tidak adanya contoh yang baik dalam keluarga tersebut, sehingga kadang kala ada Anak kurang menghormati Orang tuanya baik dalam berucap maupun dalam bersikap,” tutup Ustadz H. Ir. Satriawan Tanjung. (Wan)
