Jurnalisnusantara.com | Jakarta. – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Selatan bersama Unit Layanan Pemulasaran Jenazah Daun Bidara menyelenggarakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah di Aula SMK Al-Kautsar Muhammadiyah Kebayoran Baru. Kegiatan yang berlangsung Sabtu, (29/08/26) sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat sejak sesi pembukaan yang dihadiri lebih dari 80 peserta dan tamu undangan. Sementara itu, lebih dari 50 peserta mengikuti rangkaian pelatihan secara penuh dan akan melanjutkan sesi berikutnya pada 19 September 2026. Tingginya minat masyarakat juga terlihat dari kehadiran peserta dari berbagai daerah, termasuk sepasang suami istri muda asal Cilacap yang rela menempuh perjalanan ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan ini.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Matsani, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pemulasaran jenazah merupakan bagian penting dalam ajaran Islam.
“Pemulasaran jenazah bukan sekadar proses teknis, melainkan ibadah sekaligus bentuk penghormatan terakhir kepada seorang Muslim yang telah dipanggil oleh Allah Swt. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mempelajari tata cara pengurusan jenazah, tetapi juga menumbuhkan kepedulian, keikhlasan, tanggung jawab sosial, dan penghormatan terhadap sesama.”
Ketua PDM Jakarta Selatan, Dr. H. Edy Sukardi, M.Pd., turut menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari dakwah yang dekat dengan kebutuhan umat.
“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk dakwah yang paling menyentuh. Melalui pelatihan ini, diharapkan tumbuh kader-kader yang bersemangat untuk memimpin dan melayani proses pemulasaran jenazah di lingkungan sekitarnya.”
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Andhika Saputra, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar tentang memandikan jenazah, tetapi juga merupakan bentuk dakwah kepada masyarakat bahwa setiap Muslim memiliki kewajiban untuk saling menolong.”
Setelah sesi pembukaan, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai layanan dan program Unit Layanan Pemulasaran Jenazah Daun Bidara yang disampaikan langsung oleh Fitrah A. Ghofur, Direktur Daun Bidara. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan membumi, sesi ini berlangsung hangat dan interaktif. Peserta mendapatkan pemahaman bahwa layanan pemulasaran jenazah tidak hanya berbicara tentang kematian, tetapi juga tentang kepedulian, pelayanan, dan pendampingan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan sesi demonstrasi pemulasaran jenazah yang dipandu oleh Rachmat Toni dan Muhammad Ja’far Rabbani. Untuk memastikan proses pembelajaran berlangsung optimal, peserta dibagi ke dalam kelompok praktik berisi sekitar 10 hingga 13 orang dan didampingi langsung oleh lima instruktur.
Melalui kegiatan ini, PDM Jakarta Selatan dan Daun Bidara berharap semakin banyak kader dan relawan yang memiliki kompetensi pemulasaran jenazah sesuai tuntunan syariat, sehingga dapat menjadi garda terdepan dalam melayani kebutuhan umat di lingkungannya masing-masing.
Karena melayani sesama tidak berhenti saat kehidupan berakhir. Daun Bidara; Melayani dengan Tulus, Mengurus Jenazah dengan Penuh Penghormatan, & Meringankan Beban Keluarga.
#PelatihanPemulasaranJenazah #DaunBidara
