October 8, 2026
IMG 20260905 WA0075

Jurnalisnusantara.com | Jakarta. — Pencegahan narkoba dan bullying di kalangan remaja membutuhkan keterlibatan bersama. Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, generasi muda perlu dibekali karakter, keterampilan, kepercayaan diri, serta lingkungan yang mendukung mereka untuk tumbuh dan berprestasi.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan yang dilaksanakan Gerakan Dakwah Bersih dari Narkoba (Garda Bersinar) MUI Jakarta Selatan “Cegah Narkoba & Bullying” untuk Remaja dan Pelajar SLTA Se-Jakarta Selatan, yang digelar di Gedung Keumatan MUI Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026). Kegiatan mengusung tema “Generasi Beriman, Berprestasi, Tanpa Narkoba dan Tanpa Bullying: Bersama Membangun Jakarta Selatan yang Bermartabat dan Bersinar.”

Kegiatan tersebut dibuka Dr. Ir. Syafrin Liputo, A.T.D., M.T., Wali Kota Jakarta Selatan, dan dihadiri KH. Ahmad Nawawi Halim, Ketua Umum MUI Jakarta Selatan. Hadir sebagai narasumber Dr. H. Tubagus Wahyudi, ST., M.Si., MCHt., CHI., motivator, serta Sukamto Widodo, S.E., Ketua Tim Kerja Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Jakarta Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh 150 Pelajar SLTA dan 20 Remaja Masjid Se-Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Syafrin menekankan pentingnya membangun generasi muda yang memiliki keterampilan, pengetahuan, dan pandangan positif terhadap masa depan. Menurutnya, kegiatan edukasi seperti ini dapat menjadi ruang pembelajaran bagi pelajar agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di lingkungan mereka

Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda hari ini merupakan calon pemimpin di masa mendatang. Karena itu, pembentukan karakter dan kemampuan mengambil keputusan menjadi bagian penting dalam mencegah mereka terjerumus pada penyalahgunaan narkoba maupun perilaku berisiko lainnya.

Sementara itu, KH. Ahmad Nawawi Halim menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah, MUI, pendidik, dan pelajar tersebut. Pencegahan narkoba, menurutnya, membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum.

Ketua Garda Bersinar MUI Jakarta Selatan, Mukhlish Muhammad Maududi, S.Sos., S.H., M.H., mengatakan pencegahan narkoba dan bullying perlu dilakukan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan remaja.

Menurut Mukhlish, anak muda tidak cukup hanya diberi pemahaman mengenai larangan dan bahaya narkoba. Mereka juga perlu diarahkan untuk memiliki cita-cita, mengembangkan kemampuan, serta membangun lingkungan pergaulan yang sehat.

Sementara itu, Tubagus Wahyudi menekankan pentingnya membangun optimisme dan keberanian dalam mengejar cita-cita. Ia mengingatkan para pelajar agar tidak mudah menyerah dan terus memperbanyak keterampilan maupun pengetahuan.

Pesan tersebut menjadi relevan dalam konteks pencegahan narkoba. Remaja yang memiliki tujuan hidup dan kesibukan positif diharapkan lebih mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

Adapun Sukamto Widodo memberikan perspektif mengenai perkembangan penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Ia menyoroti perubahan pola peredaran yang semakin beragam serta pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai bentuk zat berbahaya yang dapat menyasar generasi muda.

Sukamto juga menekankan pentingnya peran sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam melakukan pencegahan. Edukasi, menurutnya, harus dilakukan secara berkelanjutan agar pelajar mampu mengenali risiko dan mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi situasi yang berpotensi membawa mereka pada penyalahgunaan narkoba.

Mukhlish mengatakan Garda Bersinar MUI Jakarta Selatan akan terus mendorong gerakan edukasi yang menggabungkan pencegahan narkoba dengan penguatan karakter remaja.

“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran. Anak-anak perlu memiliki pengetahuan, cita-cita, lingkungan yang baik, dan keberanian untuk menolak narkoba maupun bullying,” ujar Mukhlish.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menciptakan generasi yang beriman, berprestasi, bebas narkoba, sekaligus mampu membangun hubungan sosial yang sehat tanpa bullying.

Melalui kegiatan tersebut, Garda Bersinar MUI Jakarta Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, MUI, BNN, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.

Generasi beriman, berprestasi, tanpa narkoba dan tanpau bullying menjadi bagian penting dalam mewujudkan Jakarta Selatan yang bermartabat dan bersinar. (Mukhlish MM)

error: Content is protected !!