June 13, 2024

Jurnalisnusantara.com | Jakarta. – Perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) masih akan berlangsung setahun yang akan datang, tetapi sudah mulai marak diperbincangkan sejak tahun 2022 yang lalu. Kendatipun demikian, situasi politik saat ini masih sejuk dan satu sama lain masih saling menjaga.

Beberapa nama kandidat calon presiden (Capres) mulai muncul ke permukaan. Sebut saja, Prabowo Subianto (didukung Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa), Anies Rasyid Baswedan (didukung Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera), Ganjar Pranowo yang belum ada partai pendukungnya, ada pula Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang belum memunculkan nama Capres 2024.

Terkait perhelatan Pilpres itu, DPP JOMAN pada 2021 berinisiatif melahirkan organisasi relawan bernama Ganjar Pranowo Mania (GP Mania), dan kemudian mendeklarasikannya di berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat, Sumatera Utara, NAD, Jambi, Kalimantan, Sulawesi dan daerah daerah lainnya di Indonesia.

Pada peringatan Hari Ulang Tahun PDI Perjuangam beberapa waktu lalu, Megawati Soekarnoputri tidak mengumumkan siapa yang diusung menjadi calon presiden (Capres) dari partai berlambang Kepala Banteng itu pada perhelatan Pilpres 2024 mendatang. Padahal, public menunggu dan sekaligus berharap agar diumumkan Capres PDIP dan harapan itu tentu ke Ganjar Pranowo.

Dengan tidak di umumkannya nama Ganjar, public bertanya-tanya dan ‘galau’ terutama para pendukung Ganjar, jangan-jangan Ganjar Pranowo tidak akan diusung oleh PDI Perjuangan. Dan jangan-jangan Ganjar juga tidak ingin mencalonkan diri sebagai presiden.

GPMania,sejak dideklarasikan 2021 lalu, sudah melakukan berbagai aktivitas dan konsolidasi diberbagai daerah untuk pemenangan Ganjar Pranowo sebagai Capres. Sekaligus melakukan berbagai ikhtiar seraya menghimpun kekuatan arus bawah untuk menjadi relawan Ganjar Pranowo.

Namun, setelah mengamati dan melihat dengan seksama fakta-fakta politik yang terjadi dalam dinamika politik nasional menjelang perhelatan demokrasi di Indonesia, kami mempertimbangkan secara cermat untuk tidak lagi mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres di 2024 mendatang.

Karena itu, DPP JOMAN mengadakan rapat Pengurus Harian pada tanggal 24 Januari 2023 di Kantor DPP JOMAN, Jl Panglima Polim VII No 140 yang hasilnya sebagai berikut:

1. Berdasarkan kajian yang serius dan mendalam maka DPP JOMAN tidak lagi mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 dan sekaligus membubarkan organisasi relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) di seluruh Indonesia baik DPP, DPD, DPC, PAC maupun Ranting.

2. DPP JOMAN meminta kepada seluruh pengurus dan relawan JOMAN tetap dalam satu barisan sambil menunggu arahan atau keputusan DPP JOMAN akan diarahkan kemana dukungan capres-cawapres untuk 2024 mendatang.

3. DPP JOMAN tidak bertanggungjawab secara hukum dan politik jika ada yang menggunakan nama GP Mania sejak keputusan ini disampaikan.

Adapun alasan pembubaran GP Mania adalah sbb

1. Ketidakpastian Ganjar Pranowo dicalonkan sebagai Capres.

2. Ganjar Pranowo tidak mampu meyakinkan rakyat, pendukungnya dan partainya untuk dijadikan sebagai capres 2024.

3. Tidak adanya nilai lebih yang ditonjolkan oleh Ganjar Pranowo sebagaiCapresbaik dalam hal gagasan maupun program untukmembanguniIndonesia yang lebih maju dan lebih baik di masa yang akan datang.

4. Ganjar Pranowo diyakini bukan sosok yang tepat melanjutkan kepemimpinan pasca Presiden Joko widodo.

5. Tampilan Ganjar Pranowo di public (medsos) berbeda dengan tampilan keseharian yang sesungguhnya. (Wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!