July 12, 2024

JAKARTA | Jurnalis Nusantara– Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Indonesia terus mengembangkan sayapnya, terutama untuk program UMKM. Berbagai usaha dilakukan untuk memajukan UMKM dan goal nya untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.

Pasar Digital UMKM Indonesia, salah satu cara yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan perekonomian Indonesia yang dilakukan sesuai dengan kemajuan jaman dan teknologi.

Oleh karena itu, BUMN mengadakan acara Hybrid Expo 2022 dengan tajuk “Padi UMKM (Pasar Digital UMKM Indonesia). Acara diadakan dari tanggal 28 September – 02 Oktober 2022 dilakukan secara offline dan 28 September – 12 Oktober 2022 secara Online. Acara berlangsung di Gedung Sarinah, jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Acara didukung oleh Kementerian BUMN, PLN, Debindo dan V Exibition Indonesia sebagai engine system.

Dalam acara tersebut, selain digelar pameran produk UMKM, juga acara talkshow mengundang berbagai narasumber.

Pada hari Minggu, (02/10/2022), pukul 15.00 wib diadakan talkshow mengenai pengembangan UMKM.

Tryfino, Perwakilan dari Xpora BNI dari PT.BNI (persero) Tbk, mengatakan,”Pasar luas harus dibarengi dengan peningkatan kualitas. BNI 46 ditunjuk oleh pemerintah bukan saja memberikan kesempatan modal saja, namun membina dan mencari pasar untuk pemasaran UMKM, ” ujarnya.

“Program Xpora dari Bank BNI 46, memudahkan para penggiar UMKM untuk bisa melakukan eksport lebih mudah. Expora adalah one stop shopping solution hadir untuk meningkatkan potensi UMKM Indonesia serta menjadi pusat pelayanan apra diaspora Indonesia yang berada di luar negeri. Kita memiliki slogan, ” GO Productive, Go Digital, and Go Global, ” ujarnya.

“BNI 46 berkomitmen untuk berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Salah satunya mengembangkan UMKMdi Indonesia melalui Xpora, ujar Tryvino.

Erawati Endarwati, VP Retail PT. Sarinah, memaparkan, “Sarinah sendiri jangan hanya mengambil pasar ekspor, tapi juga ada pasar lokal. Bersama Sarinah kita kuat kan pemasaran ekspor dari Industri UMKM, ” pungkasnya.

“Sarinah adalah tempat retail modern pertama yang ada di Indonesia dan berdiri 17 Agustus 1962. Sarinah sebagai pembantu pasar retail di Indonesia. Dalam 2 tahun terakhir, Managemen Sarinah mentransformasi sistemnya. Sarinah diharapkan menjadi pemersatu brand lokal Indonesia, ” pungkasnya.

“Sarinah menjadi jalur distribusi untuk brand lokal. Juga menjadi pasar Nusantara pasar modern Indonesia, menjadi pusat portal warisan budaya dan gaya hidup Indonesia.”

“Sarinah ada 4 pilar, Retail, Trading, Digital, Propertt. Keempat pilar ini adalah Transformasi dalam tubuh manajemen Sarinah. Kami membuat Sarinah sebagai Community mall, menjadi melting pot untuk lintas generasi, ” pungkas Endarwati.

Endarwati juga menjelaskan tiap bagian dari gedung Sarinah yang baru diresmikan tahun ini 2022. Sarinah telah membina 40 UMKM. “Sarinah sebagai Panggung Karya Indonesia, memberikan peluang kepada UMKM unggulan Indonesia, ” ujarnya.

Jimmy Karisma Ramadhan, Tribe Leader SMB Digitalitation PT. Telkom Indonesia, Tbk. “Kendala dan Peluang terkait digitalisasi UMKM Indonesia masih ada karena kurang merata dalam hal pengaksesan,” ujarnya.

“Sesuai Arahan Presiden Indonesia dan Menteri BUMN RI, Pasar Digital (Padi) UMKM Indonesia menjadi solusi untuk meningkatkan sinergi BUMN dan UMKM, ” pungkasnya.

“Telkom Indonesia berfokus untuk mendukung UMKM naik kelas. Kelas dari Ultra Micro, kecil, menengah hingga menjadi besar. Kita mulai mendigitalisasi proses transaksinya.”

Jimmy juga menjelaskan bahwa Telkom Indonesia mempunyai produk yang ditawarkan untuk para pelaku UMKM, yaitu Sooltan Pay. Aplikasi digital untuk UMKM Indonesia yang memiliki fitur utama melakukan pembayaran secara digital online.”Semua Industri berubah akibat digitalisasi, ” pungkas Jimmy.

Acara talkshow mengenai Padi UMKM ini berlangsung untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat dan para pelaku UMKM di Indonesia. (JN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!